Jadwal Kuliah STKIP Minhajut Thullab Semester 1 2010-2011. Silakan download disini.
Read More...
Jadwal Kuliah STKIP Minhajut Thullab Banyuwangi
Penulis berusaha menyajikan berbagai informasi tentang Pendidikan, Belajar Bahasa Inggris, Informasi SMK, NUPTK, Sertifikasi Guru, Wisata, Tips dan Trik. Motto Penulis "Yang Abadi adalah Perubahan dan yang Pasti adalah Ketidakpastian, Siapa yang tidak Berani Berubah tidak akan Memiliki Kepastian".
Copy Paste artikel Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK dalam blog ini boleh asal:
2). Menyertakan alamat http://muhamadalisaifudin.blogspot.com ke sumber artikel yang ditulis.
3). Kritik dan Saran Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK Klik Disini
*) Muhamad Ali Saifudin tinggal di http://muhamadalisaifudin.blogspot.com
Sabtu, 11 Desember 2010
Kamis, 09 Desember 2010
Tata Tertib Peserta Ujian CPNSD Banyuwangi 2010
Label: Berita Pendidikan, CPNS, CPNS Banyuwangi, Kabar Banyuwangi, PendidikanTata Tertib Peserta Ujian Akademis CPNSD
Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 Pelamar Umum
- Peserta wajib membawa tanda peserta dan kartu identitas diri serta menunjukkannya kepada panitia.
- Peserta ujian mengenakan pakaian : baju putih, celana/rok warna gelap dan bersepatu;
- Apabila ditemukan Nomor dan Nama Peserta Ujian yang tidak sesuai dengan Tanda Peserta Ujian (adanya kecurangan dan praktek per-joki-an) maka peserta yang bersangkutan dianggap GUGUR;
- Peserta harus duduk pada tempat yang telah ditentukan;
- Peserta menerima soal-soal ujian dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) dari panitia;
- Peserta wajib menggunakan pensil 2B (asli) dalam mengisi formulir LJK, dan menggunakan karet penghapus untuk memperbaiki/ menghapus jawaban apabila dianggap salah dan tidak diperkenankan melakukan coretan-coretan pada lembar ujian maupun LJK;
- Peserta harus mencantumkan nomor dan nama peserta ujian pada LJK;
- Selama ujian berlangsung, peserta ujian dilarang :
- Menggunakan buku, kalkulator, telepon genggam, atau alat lainnya yang dapat mengganggu ketenangan pelaksanaan ujian kecuali pensil 2B, rautan, alas tulis, dan penghapus;
- Membawa senjata api/tajam atau sejenisnya, selama mengikuti ujian;
- Bertanya/berbicara dengan sesama peserta;
- Menerima/memberikan sesuatu dari/kepada orang lain tanpa seijin panitia, selama mengerjakan soal ujian;
- Keluar ruangan, kecuali memperoleh izin dari panitia ujian;
- Merokok dalam ruangan ujian;
- Membawa pulang naskah soal ujian dan LJK yang disediakan.
- Peserta akan didiskualifikasi setelah mendapat satu kali peringatan dan mengulanginya.
- Mengerjakan semua soal ujian yang tersedia sesuai dengan alokasi waktu;
- Menandatangani LJK ditempat yang telah disediakan;
- Mengisi daftar hadir peserta yang telah disediakan.
11. Peserta diperbolehkan menjawab soal ujian setelah mendapat perintah dari panitia;
12. Peserta terlebih dahulu membaca soal ujian dengan teliti dan cermat soal ujian yang
diberikan oleh panitia;
13. Peserta yang terlambat kurang dari 30 (tiga puluh) menit setelah dimulainya ujian,
diperbolehkan mengikuti ujian dengan tidak menambah waktu pelaksanaan ujian;
14. Peserta yang terlambat lebih dari 30 (tiga puluh) menit setelah dimulainya ujian,
TIDAK DIPERBOLEHKAN mengikuti ujian.
15. Diwajibkan kepada peserta untuk membawa seluruh persyaratan yang telah
ditentukan pada saat ujian, yaitu tanda peserta ujian dan kartu identitas diri
(KTP/SIM). Apabila terdapat permasalahan dengan persyaratan tersebut,
peserta agar hadir lebih awal (pukul 06.30 WIB) untuk pemeriksaan identitas
diri dengan membawa ijazah asli.
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2010 Kabupaten Banyuwangi.
- Prosedur Pengambilan Tanda Peserta Ujian Seleksi CPNSD Banyuwangi 2010.
- Tata Tertib Peserta Ujian Akademis CPNSD Kabupaten Banyuwangi 2010.
Prosedur Pengambilan Tanda Peserta Ujian Seleksi CPNSD Banyuwangi 2010
Diposting oleh
Muhamad Ali Saifudin
di
17.36
.
1 komentar
1. Pengumuman bagi pelamar yang lulus seleksi administrasi diumumkan pada tanggal 8 Desember 2010 dapat dilihat di :
a. Website www.banyuwangikab.go.id;
b. Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi;
c. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi;
d. Kantor Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi;
e. Kantor Pos Banyuwangi.
2. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mengambil tanda peserta ujian di :
a. Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi Jln. KH. Agus Salim No. 20 A Banyuwangi
bagi pelamar dari formasi tenaga teknis ;
b. Kantor Lelang kabupaten Banyuwangi, Jln. KH. Agus Salim Banyuwangi bagi pelamar dari formasi
tenaga pendidikan;
c. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi Jln. KH. Agus Salim Banyuwangi bagi
pelamar dari formasi tenaga kesehatan; pada tanggal 9 – 10 Desember 2010 mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB dengan persyaratan sebagai berikut :
a. Menyerahkan foto hitam putih ukuran 2 x 3 sebanyak 4 (empat) lembar ;
b. Pelamar mengambil tanda peserta ujian secara pribadi dan tidak dapat diwakilkan;
c. Pelamar wajib menunjukkan kartu identitas diri (KTP) asli serta menyerahkan 1 lembar fotocopy kartu
identitas diri (KTP) kepada panitia;
d. Sebelum mengambil tanda peserta ujian, pelamar wajib menyebutkan nomor peserta dan nomor
ruang ujian kepada panitia. Nomor peserta dan nomor ruang ujian dapat dilihat di www.banyuwangikab.go.id dan lembar pengumuman;
e. Pelamar wajib mengisi dan menandatangani tanda terima pengambilan tanda peserta ujian;
3. Bagi pelamar yang tidak mengambil tanda peserta ujian sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka dianggap gugur.
Read More...
Prosedur Pengambilan Tanda Peserta Ujian Seleksi CPNSD Banyuwangi 2010
a. Website www.banyuwangikab.go.id;
b. Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi;
c. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi;
d. Kantor Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi;
e. Kantor Pos Banyuwangi.
2. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mengambil tanda peserta ujian di :
a. Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi Jln. KH. Agus Salim No. 20 A Banyuwangi
bagi pelamar dari formasi tenaga teknis ;
b. Kantor Lelang kabupaten Banyuwangi, Jln. KH. Agus Salim Banyuwangi bagi pelamar dari formasi
tenaga pendidikan;
c. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi Jln. KH. Agus Salim Banyuwangi bagi
pelamar dari formasi tenaga kesehatan; pada tanggal 9 – 10 Desember 2010 mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB dengan persyaratan sebagai berikut :
a. Menyerahkan foto hitam putih ukuran 2 x 3 sebanyak 4 (empat) lembar ;
b. Pelamar mengambil tanda peserta ujian secara pribadi dan tidak dapat diwakilkan;
c. Pelamar wajib menunjukkan kartu identitas diri (KTP) asli serta menyerahkan 1 lembar fotocopy kartu
identitas diri (KTP) kepada panitia;
d. Sebelum mengambil tanda peserta ujian, pelamar wajib menyebutkan nomor peserta dan nomor
ruang ujian kepada panitia. Nomor peserta dan nomor ruang ujian dapat dilihat di www.banyuwangikab.go.id dan lembar pengumuman;
e. Pelamar wajib mengisi dan menandatangani tanda terima pengambilan tanda peserta ujian;
3. Bagi pelamar yang tidak mengambil tanda peserta ujian sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka dianggap gugur.
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2010 Kabupaten Banyuwangi.
- Prosedur Pengambilan Tanda Peserta Ujian Seleksi CPNSD Banyuwangi 2010.
- Tata Tertib Peserta Ujian Akademis CPNSD Kabupaten Banyuwangi 2010.
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2010 Banyuwangi
Diposting oleh
Muhamad Ali Saifudin
di
17.35
.
1 komentar
P E N G U M U M A N
Nomor : 810/2512/429.203/2010
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Tim Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Banyuwangi Formasi Tahun 2010 Nomor : 810/506/429.203/2010 tanggal 8 Desember 2010 tentang Penetapan Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Banyuwangi Formasi Tahun 2010 yang dinyatakan LULUS seleksi administrasi, dan berhak mengikuti ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Banyuwangi Formasi Tahun 2010, dapat di download melalui link berikut ini:
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2010 Kabupaten Banyuwangi.
- Prosedur Pengambilan Tanda Peserta Ujian Seleksi CPNSD Banyuwangi 2010.
- Tata Tertib Peserta Ujian Akademis CPNSD Kabupaten Banyuwangi 2010.
Peserta Ujian PTE VEPT SMKNDU Muncar
Diposting oleh
Muhamad Ali Saifudin
di
12.12
.
0
komentar
SMK Negeri Darul Ulum Muncar setiap tahunnya mengadakan Ujian Bahasa Inggris Tingkat Nasional yang bernama PTE (Proficiency Test of English)yang dahulu bernama Ujian PTE VEPT. Pada tahun ini Pelaksanaan Ujian PTE dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 Desember 2010 di SMKN Darul Ulum Muncar. Pelaksanaan Ujian PTE SMKNDU Muncar bekerja sama dengan SMKN 1 Banyuwangi yang menjadi induk dari Pelaksanaan Ujian PTE Tingkat Kabupaten Banyuwangi.
Jumlah Peserta Ujian PTE dari SMK Negeri Darul Ulum Muncar Banyuwangi adalah 25 siswa dan 12 guru. Tim Pengawas yang hadir dari SMKN 1 Banyuwangi ada 2 orang yaitu Bapak Joko dan Ibu...? Wah Lupa belum kenalan.
Nach buat bapak Joko yang lagi membutuhkan Tempat dan Tanggal Lahir Peserta Ujian PTE Silakan lihat dan download disini. Suwun....
Read More...
Peserta Ujian PTE VEPT SMKNDU Muncar
Jumlah Peserta Ujian PTE dari SMK Negeri Darul Ulum Muncar Banyuwangi adalah 25 siswa dan 12 guru. Tim Pengawas yang hadir dari SMKN 1 Banyuwangi ada 2 orang yaitu Bapak Joko dan Ibu...? Wah Lupa belum kenalan.
Nach buat bapak Joko yang lagi membutuhkan Tempat dan Tanggal Lahir Peserta Ujian PTE Silakan lihat dan download disini. Suwun....
Kadispendikpora Banyuwangi Lantik Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Diposting oleh
Muhamad Ali Saifudin
di
11.18
.
0
komentar
Kadispendikpora Banyuwangi Lantik
Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Muhamadalisaifudin.blogspot.com. Bertempat di Aula SMAN 2 Genteng, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kadispendikpora Drs. Sulihtiyono, M.Pd melantik Tim Pengembangan Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan (TPKPMP) Kabupaten Banyuwangi. Dalam sambutannya, Kadispendikpora Banyuwangi, Drs.Sulihtiyono, M.Pd menyambut baik atas terbentuknya Tim Pengembangan Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan (TPKPMP) Kabupaten Banyuwangi.
Selain bisa membantu tugas Dispendikpora Banyuwangi, kerja Tim tersebut diharapkan juga mampu membantu terwujudnya program pendidikan yang sejalan dengan Visi dan Misi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Kadispendikpora Banyuwangi, juga berharap, usai dilantik, TPKPMP Banyuwangi, bisa langsung bekerja menjalankan tugasnya.
Sementara dalam sambutannya, Ketua Tim Pengembangan Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan (TPKPMP) Kabupaten Banyuwangi, H. Mujib, S.Pd mengatakan, TPKPMP memiliki beberapa tugas. Diantaranya melatih dan membina secara terus menerus dalam mengembangkan KTSP Berbasis Pendidikan Karakter kepada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di wilayah Kabupaten Banyuwangi. "Selain itu, Tim TPKPMP Banyuwangi juga memantau dan memonitoring pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Berbasis Karakter di Banyuwangi," imbuhnya.
Pada Sambutan akhir yang diwakili oleh H. Masykur Ali, MM selaku Pembina 1 TPKPMP Banyuwangi yang juga salah satu penggagas terbentuknya TPKPMP, berharap agar tim sebisa mungkin bekerja secara maksimal. Dia berharap, Desember 2010, menjadi bulan KTPS Berbasis Karakter Bangsa. "Sehingga memalui KTSP Berbasis Karakter Bangsa, Pendidikan bukan hanya menghasilkan output yang pintar, tapi juga benar," tandasnya. Susunan Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan Banyuwangi.
Ditulis Ulang Oleh Muhamad Ali Saifudin
Sumber: Dispendikbwi, Kadispendikpora Banyuwangi
Susunan Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan Kabupaten Banyuwangi
Diposting oleh
Muhamad Ali Saifudin
di
10.26
.
0
komentar
Susunan Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan
(TPKPMP) Kabupaten Banyuwangi
| No | Jabatan | Nama | Keterangan |
| 1 | Penanggungjawab | : Drs. Sulihtiyono, M.Pd | Kadispendikpora |
| 2 | Pengarah 1 | : Drs. Catur Pamarto, M.Pd | Kabid Dikdasmen |
| 3 | Pengarah 2 | : Drs. Suhud, AR,SH,MM | Kasi Dikdasmen |
| 4 | Pengarah 3 | : Drs. H. Nur Akhwandi, MM | Kasi Dikdasmen |
| 5 | Pembina 1 | : Drs. H. Masykur Ali, MM | Pengawas Dikmen |
| 6 | Pembina 2 | : Husin Matamin, ST | Ketua PGRI |
| 7 | Pembina 3 | : Drs. Moh. Hasyim, MM,M.Pd | Pengawas Dikmen |
| 8 | Pembina 4 | : Drs. Sularso | Pengawas Dikmen |
| 9 | Ketua | : H. Mujib, S.Pd | Ka. SMAN 2 Genteng |
| 10 | Wakil 1 | : Drs. H. Moh. Rifa'i, M.Pd | Guru SMAN 2 Genteng |
| 11 | Wakil 2 | : Drs. H. Ashadi, M.Pd | Guru SMAN 1 Cluring |
| 12 | Sekretaris 1 | : Drs. Siswaji | Guru SMAN Glagah |
| 13 | Sekretaris 2 | : Suratno, S.Pd,MM | Ka. SMAN 1 Cluring |
| 14 | Bendahara | : Drs. H. Endi Rudiono, MM | Ka. SMPN 3 Siliragung |
Tim Fasilitator SD/SMP/SMA/SMK
Koordinator: Drs. H. Triyono, MM (Pengawas Dikmen Banyuwangi)
Anggota Tim TPKPMP Banyuwangi
| 1 | Anggota TPKPMP | : Drs. Mujiono | Ka. SMAN Giri,Ketua MKKS |
| 2 | Anggota TPKPMP | : Drs. Subiyanto | Ka.SMPN 2 BWI,Ketua MKKS |
| 3 | Anggota TPKPMP | : Drs. Joko Sulistiono | Koor.Pengawas TK,SD Bwi |
| 4 | Anggota TPKPMP | : Drs. H. Ahmad Rodli | LP Ma'arif NU Banyuwangi |
| 5 | Anggota TPKPMP | : Nawahid, S.Pd,M.Pd | Dikdasmen Muhammadiyah |
| 6 | Anggota TPKPMP | : Drs. Sunartono | Perpenas 17 Agustus 1945 Bwi |
| 7 | Anggota TPKPMP | : Drs. Suparmin, SH | Staf Kec. Purwoharjo |
| 8 | Anggota TPKPMP | : Drs. Istu Handono | Ka. SMAN 1 Wongsorejo |
| 9 | Anggota TPKPMP | : M. Nur Syukroini, M.Pd | Guru SMAN Srono |
| 10 | Anggota TPKPMP | : Drs. H.Karimullah, M.Pd | Ka. SMKN 1 Banyuwangi |
| 11 | Anggota TPKPMP | : Taufiq Santoso, ST, M.Pd | Guru SMKN 1 Glagah |
| 12 | Anggota TPKPMP | : Rusiyanto, S.Pd | Guru SMK Gajah Mada |
| 13 | Anggota TPKPMP | : Drs. H. Saroni | Guru SMP 1 Genteng |
| 14 | Anggota TPKPMP | : Drs. Subiyantoro, M.Pd | Ka. SMPN 2 Srono |
| 15 | Anggota TPKPMP | : Drs. Supriyadi | Ka. SMPN 2 Songgon |
| 16 | Anggota TPKPMP | : Sukisno, S.Pd | Guru SMPN 2 Siliragung |
| 17 | Anggota TPKPMP | : Drs. H. Sujianto, MM | Ka. SMPN 2 Genteng |
| 18 | Anggota TPKPMP | : Drs. Nurrohim, M.Pd | Guru SMPN 2 Kalipuro |
| 19 | Anggota TPKPMP | : Dra. Ririn Indriastuti | Guru SDN 1 Gombengsari |
| 20 | Anggota TPKPMP | : Drs. H. Hanafi, M.Pd | Ka. SDN 1 Genteng |
| 21 | Anggota TPKPMP | : Drs. Joko Subiyanto | Pengawas TK,SD Genteng |
| 22 | Anggota TPKPMP | : Drs. Jumu'ah | Pengawas TK,SD SIliragung |
| 23 | Anggota TPKPMP | : Drs. Mukhiyar | Pengawas TK,SD Banyuwangi |
Sambutan Kadispendikpora Banyuwangi dalam Pelantikan Tim Pengembang Kurikulum dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Ditulis Ulang Oleh Muhamad Ali Saifudin
Sumber: Dispendikbwi, Kadispendikpora Banyuwangi
Selasa, 07 Desember 2010
Selamat Tahun Baru Islam 1432 H
Label: About IslamTahun Baru Hijriyah Dimulai Dari Tahun Hijrahnya Nabi Muhammad SAW Dari Makkah Ke Madinah, Ini Adalah Peristiwa Yang Bermakna, Yakni Tonggak Pemisah Antara Kondisi Jahiliyah Di Makkah Dan Kondisi Peradaban Islam Di Madinah. Pemisah dari Kekufuran Dan Iman, Kemusyrikan dan Ketauhidan, Haq dan Bathil. Semangat Hijrah Yang Dicontohkan Rasulullah SAW Hendaknya Terus Menyala Di Dada Umat Muhammad SAW Dengan Wujud Mereformasi Perselisihan Menjadi Persatuan, Kesombongan Menjadi Kerendahan Hati, Fanatisme Menjadi Tawassuth wal I'tidal. Sok Pintar Menjadi Tawadlu'. Semoga Allah SWT Memberikan Kekuatan Kepada Kita Untuk Melakukan Hijrah Menuju Masa Depan Yang Lebih Cemerlang, Agar Tercapai Kebahagiaan Dunia Dan Akhirat Dengan Ridlo-Nya. Selamat Berhijrah, 1 Muharram 1432 H. Selamat Tahun Baru Islam 1432 H.
Read More...
Selamat Tahun Baru Islam 1432 H
Welcome to Banyuwangi; The Sunrise of Java
Diposting oleh
Muhamad Ali Saifudin
di
08.05
.
2
komentar
Banyuwangi Tourism: the Sunrise of Java
| Banyuwangi; The Sunrise of Java |
Sampai-sampai muncul nama pisang Sobo –orang di luar Banyuwangi menyebutnya pisang Kepok atau pisang Kapuk. Setelah era 90-an pohon pisang mulai berkurang. Seiring dengan hilangnya pohon pisang, sebutan Kota Pisang juga tidak lagi bergema.
Berbeda dengan julukan Banyuwangi sebagai Lumbung Padi Jatim. Karena sampai sekarang hasil panen padi Banyuwangi masih surplus, julukan itu tetap melekat. Bahkan, julukan itu sudah menasional menjadi begini: Jawa Timur adalah lumbung padi nasional. Lumbung padi Jawa Timur adalah Banyuwangi.
Nasib pisang dan padi sangat bertolak belakang. Pisang terpuruk, padi tetap eksis. Keterpurukan itu seharusnya tidak perlu terjadi jika mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, c.q. dinas terkait.
Buktinya, Lumajang sampai sekarang bisa mempertahankan sebutan Kota Pisangnya. Sebutan layak disandang karena di sepanjang jalan Klakah kita bisa menjumpai puluhan lapak menjajakan pisang kayu khas Lumajang. Bentuknya besar dan super panjang.
Lunturnya julukan Kota Pisang Banyuwangi mengundang keprihatinan. Tak ketinggalan saya dan beberapa teman wartawan senior. Kami pun terlibat diskusi (tentu saja di sela-sela waktu memburu berita) intens sekali, terutama dengan almarhum Pomo Martadi –wartawan yang juga penyair.
Kesimpulannya, tidak mungkin bersikukuh menggunakan sebutan Kota Pisang. Akhirnya, kami sepakat untuk membuat sebutan baru. Yakni, Kota Gandrung. Karena terus kami pakai dalam berita, dalam sekejab kata Kota Gandrung langsung populer.
Tak lupa pula, dalam batang berita kami sering memasukkan julukan yang lain. Yakni, Bumi Blambangan. Secara bergiliran kata Kota Gandrung dan Bumi Blambangan kami gunakan untuk mengganti kata Banyuwangi yang disebut lebih dari satu kali.
Ada dua tujuan sekaligus yang ingin kami capai. Pertama, biar pembaca tidak bosan. Kedua, ikut melestarikan warisan budaya dan sejarah daerah ini.
Seperti halnya julukan Kota Pisang, belakangan julukan itu mulai terlupakan. Kali ini penyebabnya bukan kepunahan sebagaimana yang dialami pisang. Melainkan gerusan roda politik.
Tentu saja kita masih ingat kasus pembantaian orang-orang yang diduga sebagai dukun santet. Pelanggaran berat HAM di Banyuwangi itu terjadi akhir 1998. Menewaskan 148 orang. Hasil investigasi NU (Nahdlatul Ulama) menyebut sebagian besar korban merupakan guru mengaji.
Dari Banyuwangi kasus serupa merembet ke sepuluh daerah di Jawa Timur. Yakni, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep. Total korban meninggal akibat pembunuhan keji itu (termasuk di Banyuwangi) mencapai 235 orang, luka berat 32 orang, dan 35 orang luka ringan.
Peristiwa yang kental nuansa politiknya itu langsung memopulerkan Banyuwangi sebagai Kota Santet. Sangat menyeramkan. Dalam beberapa tahun setelah peristiwa tersebut, orang takut pergi ke Bumi Blambangan. Orang-orang di luar Banyuwangi juga curiga terhadap orang dari Kota Gandrung yang sedang merantau di daerahnya.
Peristiwa politik berikutnya yang mencuatkan nama Banyuwangi adalah aksi anarkis kepada Gus Dur (KH Abdurahman Wahid). Peristiwa yang dialami presiden keempat RI itu terjadi di Gedung Wanita Paramita Kencana beberapa tahun silam.
Konon, insiden tersebut terjadi akibat perseteruan dua kubu di PKB. Dan, konon pula perpecahan pengurus PKB Banyuwangi itu tercatat sebagai perpecahan pertama di Indonesia. Kita tahu, setelah itu DPP PKB pecah dan kedua pihak terlibat perseteruan yang panjang.
Rentetan peristiwa politik itu menahbiskan Banyuwangi sebagai Kota Wisata Politik. Tepatnya, wisata perseteruan politik. Bahkan, wisata kerusuhan! Ingat, saat para pendukung Gus Dur mengamuk dan menutup pelabuhan penyeberangan Ketapang. Akibatnya, aktivitas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk terhenti total selama belasan jam. Juga aksi penolakan kedatangan Amien Rais.
Pendek kata, apa yang terjadi di Banyuwangi selalu mengundang perhatian pemerintah pusat. Bahkan, lebih dari itu. Menjalar ke pusat. Jika Banyuwangi menggeliat, pusat ikut menggeliat. Bahkan, bergejolak. Rekaman peristiwa demi peristiwa yang tercatat di cakram otak itu menginspirasi saya.
Maka, lahirlah kalimat ini: Banyuwangi, The Sunrise of Java. Fenomena yang terjadi di Banyuwangi hampir selalu menginspirasi kota atau daerah lain di Jawa, bahkan pemerintah pusat.
Banyuwangi sudah seperti mataharinya seluruh wilayah pulau Jawa. Di pagi hari, orang-orang di Jember sampai Jakarta tidak akan pernah melihat matahari sebelum orang Banyuwangi melihatnya.
Ini artinya, Banyuwangi selalu yang pertama. Nah, begitulah inti filosofi kalimat yang menurut saya bisa menjadi salah satu alternatif julukan baru Banyuwangi itu. Tinggal menggeser saja. Kalau sebelumnya rentetan peristiwa negatif, sekarang harus diganti dengan yang positif.
Dengan modal kekayaan alam melimpah berupa laut, kebun, sawah, dan pariwisata kelas dunia sudah saatnya Banyuwangi menjadi matahari (sumber inspirasi bagi daerah lain) dalam memajukan daerah. Yakni, kemajuan yang menyejahterakan rakyatnya. Dan, akhirnya saya ucapkan, ‘’Welcome to The Sunrise of Java’’.
Sumber: http://radarbanyuwangi.co.id/index.php/artikel-radar/52-internal/125-the-sunrise-of-java
Senin, 06 Desember 2010
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam
Label: About Islam, Doa Akhir Tahun Baru Islam, Doa Awal dan Akhir Tahun, Doa Awal dan Akhir Tahun Baru Islam, Doa Awal Tahun Baru IslamDoa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 1432 H
Selamat Tahun Baru Islam 1432 H
Selamat Tahun Baru Islam 1432 H
Mungkin banyak dari kita mendengar mengenai doa awal dan akhir tahun ini, dan banyak dari anda juga mendarat di web saya untuk mencari info mengenai hal tersebut. Saya selama ini juga membaca doa tersebut dibawah ini pada awal dan menutup akhir tahun hijriah, hingga pada satu masa saya mencari info mengenai hadist sahihnya karena kawatir info yang saya sebarkan menjadi suatu hal yang ritual yang bid’ah. Karena kita semua tahu bahwa DO’A kebaikan sangat boleh di baca, baca, baca, kapan pun sewaktu-waktu, dan permohonan kebaikan sangat boleh diminta, diminta, diminta kapanpun kepada Allah SWT kapanpun manusia mau.
Oleh karena itu, saya memperoleh suatu informasi yang sangat bagus, mengenai doa awal tahun dan akhir tahun. Silahkan anda meluncur ke web tersebut ini. Kesimpulan dari informasi yang saya dapatkan (bukan hanya dari web tersebut) saya berpendapat bahwa doa di awal dan akhir tahun boleh dibaca, namun tidak khusus untuk awal tahun atau akhir tahun saja, boleh kapanpun kita membaca doa yang baik dan memohon kepada Allah kapanpun jua Dan hanya Allah saja Maha Mendengar dan yang dapat mengabulkan setiap do’a, bahkan dalam bahasa apapun kita memohon, dan kita dapat merujuk pada sunnah Rasulullah untuk melihat adab berdoa dan do’a do’a yang baik karena Rasulullah adalah kekasih Allah yang selalu mustajab do’a nya. Tidak ada ritual khusus menyambut awal tahun hijriah karena Rasulullah SAW tidak mengajarkan demikian.
Manusia tidak pernah luput dari dosa. Dan awal tahun hijriah bisa di jadikan momentum untuk kita semua bermunasabah (introspeksi) dan berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik dimasa datang. Bahkan introspeksi adalah hal yang dapat kita lakukan pula kapanpun setiap saat, disetiap detik napas kita hirup. Semoga Allah memberikan selalu kebaikan dunia dan diakhirat untuk kita. Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaa bannar.
![]() |
”Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Berilah rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah, Engkau Dzat yang kekal abadi, Maha Dahulu dan Maha Awal dan dengan anugerahMu yang besar dan kemurahanMu yang dibutuhkan. Ini tahun baru telah tiba, (karena itu, wahai Allah) kami mohon kepadaMu penjagaan sepanjang tahun ini dari setan, kekasih dan bala tentaranya, dan berilah pertolongan untuk menghindarkan diri dari nafsu yang mengajak melakukan kejahatan. Dan bimbinglah kami dengan segala pekerjaan yang dapat mendekatkan saya kepadaMu dengan sedekat-dekatnya, wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami Muhammad, keluarganya dan sahabatnya.”
Mohon maaf bila ada kesalahan dan khilaf, Hanya Allah Yang Maha Mengetahui. Mari saling introspeksi karena kita semua pelajar kehidupan hingga menutup mata. Semoga kita semua lulus ujian hidup dengan nilai baik.
Sumber: http://dini.isnandi.net/2008/12/28/selamat-tahun-baru-hijriah-doa-akhir-dan-awal-tahun/
Langganan:
Postingan (Atom)




