Foto Saya
Muhamad Ali Saifudin
Berbuat dan Bermanfaat
Lihat profil lengkapku

Selamat Datang di Weblog Muhamad Ali Saifudin *)

Penulis berusaha menyajikan berbagai informasi tentang Pendidikan, Belajar Bahasa Inggris, Informasi SMK, NUPTK, Sertifikasi Guru, Wisata, Tips dan Trik. Motto Penulis "Yang Abadi adalah Perubahan dan yang Pasti adalah Ketidakpastian, Siapa yang tidak Berani Berubah tidak akan Memiliki Kepastian".

Copy Paste artikel Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK dalam blog ini boleh asal:

1). Memuat nama penulis Muhamad Ali Saifudin.
2). Menyertakan alamat http://muhamadalisaifudin.blogspot.com ke sumber artikel yang ditulis
.
3). Kritik dan Saran Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK Klik Disini
*) Muhamad Ali Saifudin tinggal di http://muhamadalisaifudin.blogspot.com

Jumat, 16 Maret 2012

Motivasi: Lepaskan Ikatanmu

. Jumat, 16 Maret 2012
0 komentar
Motivasi: Lepaskan Ikatanmu

Di suatu hutan hiduplah sekelompok monyet. Pada suatu hari, tatkala mereka tengah bermain, tampak oleh mereka sebuah toples kaca berleher panjang dan sempit yang bagian bawahnya tertanam di tanah. Di dasar toples itu ada kacang yang sudah dibubuhi dengan aroma yang disukai monyet. Rupanya toples itu adalah perangkap yang ditaruh di sana oleh seorang pemburu.

Salah seekor monyet muda mendekat dan memasukkan tangannya ke dalam toples untuk mengambil kacang-kacang tersebut. Akan tetapi tangannya yang terkepal menggenggam kacang tidak dapat dikeluarkan dari sana karena kepalan tangannya lebih besar daripada ukuran leher toples itu. Monyet ini meronta-ronta untuk mengeluarkan tangannya itu, namun tetap saja gagal.

Seekor monyet tua menasihati monyet muda itu, “Lepaskanlah kepalanmu atas kacang-kacang itu! Engkau akan bebas dengan mudah!”

Namun monyet muda itu tidak mengindahkan anjuran tersebut, tetap saja ia bersikeras menggenggam kacang itu. Beberapa saat kemudian, sang pemburu datang dari kejauhan. Sang monyet tua kembali meneriakkan nasihatnya, “Lepaskanlah kepalanmu sekarang juga agar engkau bebas!”

Monyet muda itu ketakutan, namun tetap saja ia bersikeras untuk mengambil kacang itu. Akhirnya, ia tertangkap oleh sang pemburu.

Demikianlah, kadang kita juga sering mencengkeram dan tidak rela melepaskan hal-hal yang sepatutnya kita lepaskan: kemarahan, kebencian, iri hati, ketamakan, dan sebagainya. Apabila kita tetap tak bersedia melepas, tatkala kematian datang “menangkap” kita, semuanya akan terlambat sudah. Bukankah lebih mudah jika kita melepaskan setiap masalah yang lampau, dan menatap hari esok dengan lebih cerah? Bukankah dunia akan menjadi lebih indah jika kita bisa melepaskan “kepalan” kita dan membagi kebahagiaan dengan orang lain ? (swaramer/salamsuper)
Read More... Motivasi: Lepaskan Ikatanmu

Motivasi: Belajar dari Filosofi Jagung

.
1 komentar
Motivasi: Belajar dari Filosofi Jagung

Suatu ketika, seorang wartawan mewawancarai seorang petani untuk mengetahui rahasia di balik buah jagungnya, yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian. Petani itu mengaku ia sama sekali tidak mempunyai rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada tetangga-tetangga di sekitar perkebunannya.

“Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?” tanya sang wartawan.

“Tak tahukah anda?,” jawab petani itu.

“Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula.”

Begitu pula dengan hidup kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong tetangganya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong tetangganya hidup dengan baik pula.

Sungguh…nilai dari hidup kita diukur dari kehidupan-kehidupan yang disentuhnya.(salamsuper)
Read More... Motivasi: Belajar dari Filosofi Jagung

Motivasi: Kalau Kena Musibah, Mbok Ya Bersyukur Saja

.
0 komentar
Motivasi: Kalau Kena Musibah, Mbok Ya Bersyukur Saja

Alkisah tentang seorang raja perkasa yang hobi berburu. Selagi berburu, kudanya meringkik sembari mengangkat kaki ke atas. Raja kaget, lalu terpelanting, kelingkingnya pun putus. Raja sangat marah. ”Sudahlah Paduka. Kalau kena musibah, mbok bersyukur saja,” ujar seorang penasihatnya.

Raja bukannya luluh malah tambah murka. Dengan lantang berteriak : ‘Penjarakan penasihat goblok ini!’ Para pengawal yang selalu ABS (Asal Bos Senang), terlalu tabu untuk membantah, dengan sigap melaksanakan perintah sang raja. Sang penasihat pun dijebloskan ke bui.

Lima tahun kemudian, kala berburu, raja ini ditangkap suku primitif. Pria gagah berkulit putih mulus ini akan dipersembahkan pada dewa. Hanya saja, setelah diteliti, lho…, kelingkingnya terpotong. Ia cacat. Terpaksa dilewatkan. Sebagai pengganti, pengawalnya yang tidak cacat dijadikan korban. Pengawal itu dieksekusi, dan rajanya dipulangkan.

Setelah itu raja menyadari kekhilafannya. Penasihat yang dulu dibui itu pun dilepaskan. ”Ananda memang harus bersyukur tidak memiliki kelingking,” kata Raja, mengakui kesalahannya. Ternyata, sang penasihat pun bersyukur, ”Kalau saja saya tidak dipenjarakan oleh Paduka, mungkin, hamba sudah menggantikan Paduka sebagai tumbal”. Jika kita diberikan musibah, sesungguhnya Tuhan sedang mempersiapkan suatu berkah bagi kita. Maka jangan buruk sangka dulu, apalagi buruk sangka kepada Tuhan.(salamsuper)
Read More... Motivasi: Kalau Kena Musibah, Mbok Ya Bersyukur Saja

Motivasi: Blame, Excuse, Justify

.
1 komentar
Motivasi: TDW: BEJ (Blame, Excuse, Justify) Ke Laut Aje...

Jangan salah sangka dulu, BEJ disini bukan Bursa Efek Jakarta yang sekarang telah melebur menjadi BEI (Bursa Efek Indonesia) loh. Tapi BEJ yang akan kita bahas kali ini adalah Blame, Excuse, Justify. Bahasan cantik ini, dikutif dari Buku “Financial Revolution” Karya Tung Desem Waringin, sebuah buku Best Seller yang sudah menginspirasi jutaan orang.
Andaikata di bagian tubuh kita tertusuk sebuah duri, hal pertama yang harus dilakukan sebelum mengoleskan obat pada bagian tubuh yang luka itu, adalah mencabut duri yang tertancap terlebih dahulu. Kalau duri itu dibiarkan, sehebat apaun obat dan vitamin yang kita konsumsi, luka kita dijamin tidak akan sembuh. Malahan sebaliknya luka itu akan membusuk dan mengakibatkan inspeksi.

Begitupun yang terjadi pada jiwa dan hati kita, apabila jiwa dan hati ini ingin peka, maka tugas pertama yang harus dilakukan adalah membersihkannya dari hal yang menghalangi kualitas kepekaannya.

Ada banyak cara untuk melatih kepekaan hati ini, tapi setidaknya disini kita akan bahas tiga penyakit yang akan mengurangi kepekaannya, sekaligus menghambat laju sukses seseorang. Tiga hal tersebut adalah Blame, Excuse, Justify atau disingkat BEJ.

Ketika seorang mulai Blame (menyalahkan) orang lain, menyalahkan faktor ekonomi, menyalahkan situasi, orang ini tidak akan belajar dari kegagalannya. Dan orang yang tidak belajar dari kegagalan, adalah orang gagal yang sesungguhnya. Kelemahan yang paling besar dari orang yang menyalahkan segala sesuatu adalah bahwa dia merasa benar dan tidak perlu bertindak lagi.

Ketika seseorang mulai mengajukan excuse (beralasan), seperti mengatakan terlalu muda, terlalu tua, cuma lulusan SMP, tidak berbakat, saya seorang perempuan, saya laki-laki, saya cuma…., saya terlalu…., saya tidak…, dan sebagainya, orang ini tidak akan bertindak sama sekali. Dan bila tidak ada tindakan apapun, tidak ada hasil apapun.

Justify atau pembenaran adalah upaya orang untuk menutupi kelemahan atau kemalasan untuk berubah menjadi lebih baik dengan membenarkan keadaannya, sebagai sesuatu yang sudah sewajarnya. Misalnya, “Terang saja saya tak berhasil, karena saya tidak punya gelar!. Dan sama sekali tidaklah mengherankan kalau Amir selalu mendapatkan promsi karena dia lulusan luar negeri!”

Ketika orang lain lebih hebat daripada dirinya, orang seperti ini akan melakukan pembenaran tanpa terinspirasi untuk belajar atau menjadi lebih hebat. Kata-kata orang seperti ini khas sekali. Mereka suka menggunakan ungkapan seperti “Terang saja…”, “tidak heran…”, “Sudah tentu…”, “Tentu saja…”, “Sudah selayaknya…”, “Sudah layak dan sepantasnya…”. Bila melihat orang kaya, seorang yang suka melakukan justify akan mengatakan, “Tentu saja, anak orang kaya, sekolah di luar negeri, dapat modal banyak, sudah layak dan sepantasnya kalau dia…”

Semua ungkapan itu sebenarnya disampaikan, atau digumamkan pada diri sendiri, dengan maksud untuk membenarkan keadaannya. Dalam contoh diatas, kalau orang seperti itu bergumam “Tentu saja, anak orang kaya, sekolah diluar negeri, dapat modal banyak, sudah layak dan sepantasnya kalau dia…”, dia secara tidak langsung juga mau menegakkan sesuatu, yaitu “Nah, saya kan bukan anak orang kaya, bukan lulusan luar negeri, tak punya modal, maka wajar saja kalau saya tidak berhasil…”

Yang menyedihkan ialah bahwa apapun yang dikatakan oleh orang yang suka BEJ ini ada kebenarannya. Memang benar kalau misalnya orang umur 19 tahun berkata, “Saya baru berumur 19 kok, kan belum punya pengalaman.” Benar bahwa dia berumur 19 tahun, benar bahwa dia belum punya pengalaman, tapi belum tentu benar bahwa sukses itu mengandalkan pengalaman.

Dalam contoh diatas, benar bahwa anak orang kaya yang sukses itu memang sekolah di luar negeri dan modal banyak. Orang yang suka BEJ memakai kebenaran itu sebagai alasan untuk kemalasan dan keengganannya untuk berubah, sehingga kebenaran-kebenaran ini tidak ada manfaatnya. Satu-satunya manfaat adalah hanya membuat orang terssebut jadi hancur karena tidak belajar dan bertindak untuk menjadi lebih baik.(salamsuper)
Read More... Motivasi: Blame, Excuse, Justify

NRG Nomor Registrasi Guru Kemendiknas Kemenag Jawa Timur

.
9 komentar
Penetapan Guru Profesional Dalam Binaan Direktorat Pendidikan Madrasah Nomor DJ.I/DT.I.I/590.A/2011 (NRG Kemendiknas)

Berikut adalah Penetapan Guru Profesional Dalam Binaan Direktorat Pendidikan Madrasah Nomor DJ.I/DT.I.I/590.A/2011 (NRG Kemendiknas) masing-masing kab./kota:
  1. Nomor Registrasi Guru (NRG) Kab. Pacitan
  2. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Ponorogo
  3. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Trenggalek
  4. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Tulungagung
  5. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Blitar
  6. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Kediri
  7. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Malang
  8. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Lumajang
  9. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Jember
  10. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Bondowoso
  11. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Banyuwangi
  12. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Situbondo
  13. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Probolinggo
  14. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Pasuruan
  15. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Sidoarjo
  16. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Mojokerto
  17. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Jombang
  18. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Nganjuk
  19. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Madiun
  20. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Magetan
  21. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Ngawi
  22. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Tuban
  23. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Lamongan
  24. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Gresik
  25. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Bangkalan
  26. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Sampang
  27. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Pamekasan
  28. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kab. Sumenep
  29. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Kediri
  30. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Blitar
  31. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Malang
  32. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Probolinggo
  33. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Mojokerto
  34. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Pasuruan
  35. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Madiun
  36. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Surabaya
  37. Nomor Registrasi Guru (NRG)Kota Batu

Berikut adalah usulan NRG dari kab./kota yang bermasalah:

Oleh Muhamadalisaifudin
Sumber : mapendajatim
Read More... NRG Nomor Registrasi Guru Kemendiknas Kemenag Jawa Timur

Cara Mencari NRG Nomor Registrasi Guru Sertifikasi

.
147 komentar
Bagaimana Cara Mencari NRG Nomor Registrasi Guru Sertifikasi?

Salah satu syarat untuk pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru adalah mempunyai Nomor Register Guru (NRG). Banyak guru yang bingung karena mereka tidak mempunyai NRG (Nomor Registrasi Guru). Sebenarnya semua guru yang mempunyai sertifikat pendidik pasti mempunyai NRG (Nomor Registrasi Guru), cuma mereka tidak tahu cara mendapatkannya.

Oleh karena itu, berikut ini akan bagaimana cara mendapatkan NRG (Nomor Registrasi Guru). Sebenarnya bukan cuma kita mendapatkan NRG (Nomor Registrasi Guru), tetapi kita akan mendapatkan (mencari) SK Tunjangan Profesi secara online. OK, langsung saja ke pokok permasalahan.
  1. Kunjungi halaman web ini : Klik disini
  2. Setelah itu masukkan Nomor NUPTK Anda dan klik tombol “CARI” maka akan muncul SK Tunjangan Profesi Anda.
  3. Bila Anda mau mencetak, tinggal Anda klik tombol “CETAK”
  4. Setelah klik tombol “CETAK” SK tunjangan profesi Anda tidak langsung tercetak, akan tetapi terbentuk file tersebut dalam format pdf. Simpan file tersebut.
  5. Print (cetak) file dalam format pdf tersebut. (by sman1tanjung)
Read More... Cara Mencari NRG Nomor Registrasi Guru Sertifikasi

Jumat, 02 Maret 2012

Diklat Pembinaan Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Inggris SMK di Hotel Surya Indah Batu Malang

. Jumat, 02 Maret 2012
1 komentar
Pembinaan Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Inggris Sekolah Menengah Kejuruan Tahap IV Bidang DIKMENJUR dan Perguruan Tinggi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur
Tanggal 1 s.d. 3 Maret 2012

Latar Belakang Pelaksanaan Pembinaan Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Inggris Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang DIKMENJUR dan Perguruan Tinggi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur adalah mulai tahun 2012 kebijakan baru kelulusan ujian nasional dengan formulasi gabungan memperhitungkan hasil ujian nasional dan ujian sekoah dengan rasio bobot 60% dan 40 %, kebijakan tersebut memberikan kepercayaan kepada sekolah untuk ikut menentukan kelulusan siswa, potret siswa tidak sesaat, melainkan di tiga tahun masa belajar. Selain itu, Pemerintah menentukan criteria kelulusan dari nilai gabungan UN dan Nilai Sekolah, termasuk menetapkan criteria nilai standar dengan menggunakan batas nilai bawah kelulusan 5,5.

Hasil kelulusan pada ujian nasional mencerminkan kualitas sekaligus kualitas program kurikulum dan pengajaran serta guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut. Kelulusan pada ujian nasional bukan saja sebagai indicator untuk mengukur kemampuan penerapan dan kualitas program pendidikan, tetapi juga sebagai salah satu sumber masukan atau umpan balik bagi penyempurnaan program dan sistem pendidikan (Kurikulum, Materi Pelajaran, Metode Pengajaran ds) di sekolah.

Mengingat akan fungsi stategis hasil kelulusan Ujian Nasional dan perlunya Evaluasi Pendidikan SMK di Propinsi Jawa Timur, maka Pembinaan Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Inggris dalam rangka persiapan Ujian Nasional ini perlu dilaksanakan dan dibiayai oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur melalui kegiatan Membedah SKL, menyusun Kisi-Kisi Prediksi Soal UN, melakukan telaah soal serta menguji cobakan kepada siswa.

Dengan Pembinaan Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Inggris SMK dalam rangka persiapan Ujian Nasional di Propinsi Jawa Timur ini, diharapkan akan terjawab pertanyaan-pertanyaan diseputar Apa, Bagaimana dan Hasil Ujian Nasional SMK tersebut, mampu mengembangkan efektifitas dan efisiensi MGMP Bahasa Inggris sebagai program pelatihan guru dalam jabatan yang utama.
Read More... Diklat Pembinaan Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Inggris SMK di Hotel Surya Indah Batu Malang

Kamis, 23 Februari 2012

286 Ribu Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru 2012

. Kamis, 23 Februari 2012
4 komentar
Uji Kompetensi Awal Sertifikasi 2012 Digelar 25 Februari 2012

Kab. Bandung Barat, Rabu (22 Februari 2012)-- Kegiatan uji kompetensi awal bagi para guru yang telah memenuhi syarat akan dilaksanakan serentak pada 25 Februari 2012 dipusatkan di kabupaten kota seluruh Indonesia. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) akan mengkoordinasikan bersama dengan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan dinas pendidikan di kabupaten kota. Uji kompetensi diikuti oleh sebanyak 286 ribu peserta.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad NUh pada pada Rapat Koordinasi Terpadu Penjaminan Mutu Pendidikan Pemerintah Kabupaten Kota Se Jawa Barat di LPMP Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat, Rabu (22/02/2012).

Mendikbud menyampaikan, untuk memastikan profesionalitas guru, sebelum masuk proses sertifikasi dilakukan uji kompetensi awal. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui secara persis guru yang akan mendapatkan sertifikasi. Dilihat dari kompetensi dasarnya apakah sudah memenuhi syarat sebagai tanggung jawab profesi. "Kita ingin memastikan dengan uji kompetensi awal. Nanti nya di dalam proses PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) itu kita bisa melakukan secara efektif karena sudah tahu petanya," katanya.

Mendikbud melanjutkan, dari peta tersebut dapat dilihat kelebihan dan kelemahan para guru untuk dilakukan perbaikan. Bagi guru yang tidak lulus diberikan pendampingan dan pelatihan untuk perbaikan kompetensi guru. "Dengan uji kompetensi ini kita tahu persis peta kemampuan dari sang guru tidak hanya di tingkat kabupaten kota, tetapi secara nasional," katanya.

Uji kompetensi awal dilakukan bukan untuk mempersulit, tetapi memastikan peserta didik tidak diajar oleh guru-guru yang tidak kompeten. Mendikbud mengilustrasikan, dokter yang tidak profesional akan menyebabkan malpraktik, tetapi kalau guru tidak profesional dan terjadi malmengajar, yang mati adalah akal dan hati dari sang anak. "Sepanjang hidup dari sang anak itu menjadi persoalan," katanya.

Mendikbud menyebutkan, secara nasional, dengan adanya sertifikasi guru, biaya yang dikeluarkan oleh negara hampir mencapai Rp 160 triliun dan setiap tahunnya bertambah Rp 15 triliun. Tunjangan profesi yang diberikan tidak sebatas bagi guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) tetapi juga nonPNS. "Tidak apa-apa dibayar mahal asal kualitasnya bagus karena kita punya tanggung jawab. Jangan sampai gaji dinaikkan, tetapi tidak diikuti dengan kualitas," katanya.

Mendikbud menyampaikan, pihaknya mulai merekrut guru secara khusus. Ke depan, kata Mendikbud, tidak semua mahasiswa yang masuk Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dapat menjadi guru. "Tidak semua yang masuk di LPTK otomatis menjadi guru. Kita ingin menyiapkan guru secara khusus. Demikian juga profesi akan melekat dalam sistem pendidikan," katanya.

Setelah diterima di UPI, para mahasiswa dites lagi. Bagi yang lulus akan diasramakan dan diberikan beasiswa. Harapannya, setelah lulus benar-benar menjadi guru. "Tidak hanya kognitif saja yang ditata, tetapi empat ranah yang ada di profesionalitas sang guru dibenahi," kata Mendikbud. (AB/ASW)
Sumber: http://kemdiknas.go.id
Read More... 286 Ribu Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru 2012

Selasa, 10 Januari 2012

Materi Structure III STKIP Minhajut Thullab

. Selasa, 10 Januari 2012
1 komentar
Kepada Mahasiswa STKIP Minhajut Thullab Sumberberas Muncar Banyuwangi, untuk mata kuliah Structure III silakan download materi untuk hari ini DISINI.
Read More... Materi Structure III STKIP Minhajut Thullab

Selasa, 06 Desember 2011

Hasil Plpg Unej Jember Sertifikasi Guru 2011 Diknas dan Depag

. Selasa, 06 Desember 2011
0 komentar
Hasil Pengumuman Plpg Sertifikasi Guru Rayon 116 Universitas Jember Tahun 2011

Keputusan Rektor Universitas Jember Nomor: 12562/H25/TU.2/2011 Tentang Hasil Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru Dalam Jabatan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2011 Rayon 116 Universitas Jember Menyatakan Bahwa:

Hasil Pengumuman PLPG Unej Rayon 116 Universitas Jember Sertifikasi Guru Tahun 2011 untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo dapat didownload oleh Bapak/ Ibu Guru yang dibawah ini.

Berikut Hasil Akhir Pengumuman Sertifikasi Guru Tahun 2011 yang berada di Rayon 116 Universitas Jember;

Hasil Final Pengumuman Sertifikasi Guru 2011 PLPG Rayon 116 Universitas Jember Kemenag/Depag:
  1. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Jember download.
  2. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Bondowoso download.
  3. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Banyuwangi download.
  4. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Lumajang download.
  5. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Probolinggo download.
  6. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kota Probolinggo download.
  7. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Situbondo download.
  8. SK Kelulusan PLPG Unej 2011 download.

Hasil Final Pengumuman Sertifikasi Guru 2011 PLPG Rayon 116 Universitas Jember Kemendiknas/Diknas:
  1. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 APBNP download.
  2. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Jember download.
  3. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Bondowoso download.
  4. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Banyuwangi download.
  5. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Lumajang download.
  6. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab. Probolinggo download.
  7. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kota Probolinggo download.
  8. Daftar Pengumuman Hasil Sertifikasi PLPG Unej 2011 Kab Situbondo download.
  9. SK Kelulusan PLPG Unej 2011 download.
    Read More... Hasil Plpg Unej Jember Sertifikasi Guru 2011 Diknas dan Depag
     

    Tamu Kampung Inggris

    Traffic Pidato Inggris

    Komentar Terbaru Sobat Setia Muhamad Ali Saifudin

    All right reserved Muhamad Ali Saifudin is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com