Foto Saya
Muhamad Ali Saifudin
Guru Bahasa Inggris SMKN Darul Ulum Muncar, Menginspirasi Guru, Memotivasi Siswa, Mencintai Cinta. Dari Ujung Timur Pulau Jawa, Wringinputih Muncar Banyuwangi.
Lihat profil lengkapku

Selamat Datang di Weblog Muhamad Ali Saifudin *)

Penulis berusaha menyajikan berbagai informasi tentang Pendidikan, Belajar Bahasa Inggris, Informasi SMK, NUPTK, Sertifikasi Guru, Wisata, Tips dan Trik. Motto Penulis "Yang Abadi adalah Perubahan dan yang Pasti adalah Ketidakpastian, Siapa yang tidak Berani Berubah tidak akan Memiliki Kepastian".

Copy Paste artikel Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK dalam blog ini boleh asal:

1). Memuat nama penulis Muhamad Ali Saifudin.
2). Menyertakan alamat http://muhamadalisaifudin.blogspot.com ke sumber artikel yang ditulis
.
3). Kritik dan Saran Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK Klik Disini
*) Muhamad Ali Saifudin tinggal di http://muhamadalisaifudin.blogspot.com

Senin, 01 Agustus 2011

Tenaga Administrasi Sekolah pun Harus Profesional

. Senin, 01 Agustus 2011
Tenaga Tata Usaha Sekolah juga Harus Profesional 2013

Sertifikasi Tenaga Tata Usaha Sekolah
Permendiknas No. 24 Tahun 2008 akan segera diimplementasikan, yakni pada 2013. Menyongsong implemenatsi tersebut, Program Studi Manajemen Pendidikan (MP) pada (23/7) menggelar Seminar Nasional bertema "Penyelenggaraan Manajemen Pendidikan Profesional di Sekolah dalam Konteks Otonomi Daerah sebagai Implementasi Permendiknas No. 24 Tahun 2008".

Seminar yang diselenggarakan di Auditorium Pascasarjana tersebut menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Prof. Dr. H. Djam'an Satori, M.Pd. (Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia) dan Dr. Harun, M.Si., M.M. (Kepala Diknas Pendidikan Jatim) yang diwakili oleh Siti Fatimah M.M. selaku Ketua Musyawarah Kerja Tenaga Administrasi.

Menurut Prof. Dr. H. Djam'an Satori, M.Pd., peraturan harus dijalankan, bukan hanya didiskusikan Ia mencontohkan sekolah di Jawa Barat yang tidak mengikuti aturan Permendiknas sehingga manajemennya berantakan.

"Di situlah peluang Program Studi MP yang memiliki tugas memberikan quality learning, baik pelayanan internal maupun eksternal melalui tenaga administrasi sekolah/manajemen," imbuh guru besar asal Bandung tersebut.

Siti Fatimah, M.M. menutur hal yang berbeda. Perjuangan Tata Usaha (TU) untuk berubah status menjadi Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) merupakan perjuangan yang sulit. Kendalanya adalah personil TU pada umumnya kurang mengetahui fungsi TAS itu sendiri.

"Sebagai tenaga administrasi, mereka sering dianggap sebelah mata. Permendiknas itulah yang akan melindungi dan mendorong profesionalitas tenaga administrasi," serunya.

Kini tak hanya guru dan dosen yang dituntut profesional. Tenaga administrasi pun demikian. Di sinilah tantangan Program Studi MP Unesa dalam mempersiapkan tenaga-tenaga ahli di bidang administrasi sekolah.

"Kami berharap dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah dalam penyediaan SDM yang nantinya mampu mengemban profesionalitas TAS," ungkap Dr. Sulasminten, M.Pd. selaku Ketua Panitia. (Ema Septiana_Humas Unesa)

Artikel Terkait

59 komentar:

Anonim mengatakan...

Bismillah....
Selama ini tenaga administrasi hanya dianggap pelengkap saja, 11 tahun saya menjadi tenaga adm di SD swasta, jenjang karir+penghasilan jalan di tempat.
Apa fungsinya NUPTK bagi kami?

ruspita mengatakan...

alhamdulliah , tenaga Administrasi sekolah (TU) sudah ada yang memperhatikan karena selama ini kami sebagai tenaga administrasi (TU) selalu dipandang sebelah mata tak pernah mendapatkan perhatian, kami TU seperti anak tiri.
saya sebagai tenaga Adm (TU) sudah 17 tahun di salah satu sekolah SMA swasta jenjang karir + penghasilan jalan di tempat. kami pihak TU berharap agar untuk kedepan tolonglah diperhatikan, karena kami tenaga Adm sebagai ujung tombak kelancaran KBM dan Tidak bisa di pungkiri TAS itu sangat penting bagi sekolah baik dari pendidikan tingkat dasar maupun sampai tingkat atas, seharusnya pemerintah dalam hal ini dari Mendiknas memperhatikan keberadaan TAS di sekolah-sekolah, TAS itu ibaratnya Prosesor pada komputer

Anonim mengatakan...

Bayangkan jika komputer tanpa Processor :D

Rike mengatakan...

alhamdulillah bila Tenaga Adm (TU) sudah ada yang memperhatikan karena sy sebagai tenaga administrasi di SMK Swasta sudah 20 tahun jenjang karier+penghasilan tetap saja tidak ada peningkatan. Mohon segera direalisasikan dan menerbitkan SK Sertifikasi TU dan aturan yang baku. Kami berharap sangat agar dapat mencukupi kebutuhan biaya pendidikan anak.

Bunda Kadam mengatakan...

mohon untuk segera terealisasi TUNjangan TU jangan hanya wacana saja.... tanpa kita sekolah tdk berjalan sempurna 12 tahun sudah profesi ini dijalani. semakin tahun dunia semakin maju kita butuh penghasilan tambahan untuk pendidikan anak, dan lainnya

Anonim mengatakan...

Kapan dan dimulai darimana profei TU akan diperhatikan.....!!!

Anonim mengatakan...

Dimana...dimana...dimana...! ku harus mencari dimana.

Anonim mengatakan...

Setuju sekali ada sertivikasi buat tenaga administrasi sekolah. dah 3th sy jalani profesi ini. penghasilan jalan ditempat. padahal tas sbg operator sekolah. ibaratnya sebagai bensinnya sekolah.

Anonim mengatakan...

Saya setuju,mohon diperhatikan nasib para staff TU,,5tahun bekerja d TU pnghasilan saya masih 300rb perbulan,,BBM sdah naik 3kali,,pnghasilan belum pernah naik.. tidak ada keseimbangan..

Anonim mengatakan...

Saya setuju,mohon diperhatikan nasib para staff TU,,5tahun bekerja d TU pnghasilan saya masih 300rb perbulan,,BBM sdah naik 3kali,,pnghasilan belum pernah naik.. tidak ada keseimbangan..

Anonim mengatakan...

Saya setuju,mohon diperhatikan nasib para staff TU,,5tahun bekerja d TU pnghasilan saya masih 300rb perbulan,,BBM sdah naik 3kali,,pnghasilan belum pernah naik.. tidak ada keseimbangan..

Anonim mengatakan...

Ternyata Tenaga Administrasi Sekolah memang tidak diperhitungkan sama sekali oleh Pemerintah, ini terbukti ketika pihak Biro Statistik Pusat (BPS) Kota Mojokerto mengadakan survey tentang Infra struktur yang ada di Sekolah kami (SMKN 1 Mojokerto Jawa Timur),ternyata formatnya tidak ada yang menanyakan tentang berapa banyak tenaga administrasinya,baik yang PNS maupun yag belum ? dan itu telah saya sampaikan pada petugas dilapangan,dan jawabannya memang itu formatnya sudah dari pusat . Kasihan deh TAS, apa lagi Pengawas dan Kepala Sekolah telah ada sertifikasinya,pertanyaan saya kapan untuk Kepala Tenaga Administrasinya ? Kita ka sama2 Tenaga Kependidikan ! Mohon Pehatian dan pencerahannya ,makasih !

Admin mengatakan...

Iya ne.. Aku setuju

jadi galau aku

Anonim mengatakan...

Bayangkan berapa Sumber Daya Listrik yang bisa di hemat jika semua Tata Usaha Profesional; kecepatan dan ketepatan penginputan data dan administrasi lainnya selesai dengan secepatnya.

jadi Sertifikasi Tata Usaha Sekolah sangat perlu

sri mengatakan...

setuju tata usaha disertifikasi banyak yang masa kerja dah 20 tahun lebih lo. tapi sblm nya boleh lah dikasih tunjangan apa aja terutama tuk tu sekolah swasta

Abdul Majid mengatakan...

Kalau Tenaga Tata Usaha tidak disertifikasi alangkah baiknya mereka ditarik dari lembaga pendidikan ke Dinas Departemen Dalam Negeri. Disana mereka dapat meniti karir dengan baik. karena kalau terus-terusan disana mereka mau dapat apa, sampai kiamat begitu-begitu saja, baik tingkat kesejahteraan maupun pangkat. karenanya tolong permen itu segera direalisasikan.

BRAJA mengatakan...

Saya setuju Pak, artikelnya sangat menginspirasi.
Salam kenal saja !!!

http://www.brajatechnology.blogspot.com

belajarbisnisonline mengatakan...

semoga tidak hanya menjadi wacana

Anonim mengatakan...

ad informasi seminar bagi staff administrasi sekolah tahun 2013 ini

email saya di fath.primsyah@yahoo.co.id terimakasih

wafa mengatakan...

alhamdulillah...

erwan mengatakan...

kalau bisa diadakan pengangkatan langsung menjadi cpns bagi Tata Usaha sekolah yang sudah mengabdi selama minimal 5 tahun.

A'an Blogs mengatakan...

ya moga" saja...
amin,...

Anonim mengatakan...

sebaiknya jangan mengeluh dan jangan putus asa, nanti malah ditertawakan atau diejek "salah sendiri jadi TU"
saya sendiri sudah kenyang mengalami hal-2 semacam itu.
lebih baik mari kita bangun usaha diluar sebagai sampingan, nanti kalau lebih baik di dunia usaha ya monggo...yang penting jangan putus asa.
saya sedang menuju ke arah itu meskipun masih dalam perjuangan, tapi saya yakin SAYA HARUS SUKSES..........selamat berjuang shobat..

MUHAMMADIYAH BANGSALSARI mengatakan...

angan putus asa shobat2 semua, dan jangan berharap kepada manusia atau siapapun, gantungkan harapan hanya kepada satu Yang Di Atas, mari kita gali-kita asah kemampuan/potensi kita untuk mencari penghasilan diluar sana, manfaatkan waktu yang kita miliki untuk membuka unit usaha apapun itu sesuai hasrat/keinginan anda, jangan habiskan waktu tenaga pikiran kita secara TOTAL sebagai TU, kita punya hak untuk memikirkan nasib kita sendiri. tenang shobat bukan saya memprovokasi, tapi ingin memotivasi karena pengalaman anda banyak dialami teman sesama tenaga tu, kerjakan tugas TU dengan baik, jangan menyalahkan pemerintah, jangan iri pada guru dan pesan saya jangan buang waktu berharga anda, INGAT TIDAK ADA KATA TERLAMBAT untuk memulainya, yang penting jangan putus asa, Sesemangat anda bekerja sebagai TU - aplikasikan itu dalam dunia usaha (misalnya; buka pracangan, jual pulsa/asesoris, makelaran motor/mobil/tanah/rumah/kontrakan, jasa perpanjang STNK, pengurusan KTP/Akte/KK, jasa fotografi(cetak foto HP, foto KTP/SKCK/Surat Nikah,foto pernikahan, foto ijazah/raport, bikin ID card, pesanan kalender, buka les bahasa Inggris, les ngaji, dll INGAT TIDAK ADA KATA GAGAL, YANG ADA KATA SUKSES, sukses tidak mutlak berlaku bagi orang berduit, bukan dari orang lain tapi mulai dari diri sendiri. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali dia sendiri yang mengubahnya (QS;Ar-Ro'du:11)

Anonim mengatakan...

Lebih baik tidak usah mengurus NUPTK atau hal-hal yang berhubungan dengan tunjangan-tunjangan, toh semua tidak ada perlunya, percuma....kami tidak pernah mengeluh kenapa kami menjadi TU, tapi klu semua menjadi guru lalu yang menjadi TU siapa ?...apabila tunjangan untuk guru terlambat maka kami kena damprat tapi kalau hak guru cepat kami tangani...ucapan TERIMA KASIH jarang kami terima

Anonim mengatakan...

Wahai pejabat-pejabat menteri pendidikan mengertilah dengan orang kecil seperti kami TAS. mohonlah diusulkan tunjangan bagi TAS. berikan format itu dan samakan dengan Guru honor sekolah yang namanya tunjangan fungsional ataupun sertifikasi guru.

Anonim mengatakan...

jika tak ada TU sekolah tidak akn berjalan

Anonim mengatakan...

Syarat Untuk bisa menjadi Staf TU di Sekolah yang baik adalah... Sabaaaarrrrrrrr..........

Anonim mengatakan...

apakah benar ada tunjanan untuk para staff/karyawan di sekolah swasta????????????????????????????????????????
apa itu cuma angan-angan belaka.......

Dedi Aris mengatakan...

bersyukur jh bro... gw percaya jika suatu saat nanti ada masya untuk operator, sendainya tidak pun, kita sudah berbuat yang terbaik untuk bangsa ini ... salut buat operator sekolah... ~x(

WIJIATUN mengatakan...

YA BENAR. TOLONGLAH BAPAK - BAPAK PEJABAT DI DEPARTEMEN PEBNDIDIKAN AGAR PARA TU MENDAPAT TUNJANGAN DARI PEMERINTAH . AMIEN

Sulistiarto mengatakan...

Ya Tuhan bukakan kepada Para Pejabat agar memberi tunjangan kepada para TU baik swasta maupun negeri agar jurang pemisah antara guru dan TU tidak terlalu jauh. Amien

Dede Jamaludin mengatakan...

saya kerja 20jam perhari demi skolah. Dpt honor 500rb. Guru ada yang iri. Jika kita bandingkn guru cma krja di ranah pembelajaran. Tp TU smw bdang dlalui, mlai kguruan,ksiswaan,adm skul, sampe adm kepsek. Aplgi di SD ada data pendas, kalau qt krang iman tinggal tkan jari qt ke backspace NUPTK ny. Udh tnjangan sluruhny gagal. Jd jgn macem2 ru ma kita2.

Anonim mengatakan...

saya adalah seorang penjaga sekolah merangkap TU/TAS di sd, udah pns gol IIa, masa kerja 12 Tahun, tapi penghasilan saya dibanding guru jauh tingkatannya. Seorang guru gol IVa dan sudah sertifikasi kalau tidak ada pinjaman bisa menerima pendapatan 8 jt per bulanya, sedangkan kita kalau tidak ada pinjaman hanya bisa terima 2,5 jt/bln sudah termasuk tpp yang pembayaranya sekali 3 bulan 900 rb, apalagi kita memang ada pinjaman, jadi gaji kita udah minim. disekolah kita mengerjakan semua tugas2 administrasi, mulai dari adm sekolah, adm murid, adm guru pendataan kemdiknas, dan juga adm bos mulai dari bos k-1 sampai bos k-7, kita menganjurkan kiranya pemerintah memperhatikan TU/TAS di sekolah, terutama tenaga operator komputer di sekolah maunya diberikan tunjangan yang layak sekalipun pembayarannya sekali 3 bulan seperti pembayaran sertifikasi guru, trims.

Anonim mengatakan...

perhatian pemerintah belum sampai ke tu, walau tu repot tetap dianggap pengangguran terselubung. yang penting kita kerja aja secara propesional semoga sekolah kita menjadi sekolah yang berkwalitas.

Anonim mengatakan...

TAS = GARAM DAPUR
( Tidak Diperhatikan tapi sangat dibutuhkan)
:D

Anonim mengatakan...

Memang itulah Indonesia, seperti bait syair lagu kita Indoesia Raya. setengah abad merdeka, tidak pernah terpikirkan oleh para pengambil kebijakan betapa penting memberikan upah yang layak untuk para tenaga administrasi sekolah. Memberikan tunjangan Rp. 500,000,- saya jamin pemerintah tidak akan berani. Padahal para tenaga adminstrasi juga punya anak istri, anaknya harus sekolah, dll,dll,dll. Pendidikan ingin maju, berkualitas. Tenaga administrasinya hanya di honor 300.000,- perbulan. Subhanallah negara apa ini???????????????????????. Seandainya negara sebelah ada pendaftaran penerimaan warga negara baru, tidak tertutup kemungkinan setengah dari jumlah penduduk negeri ini akan mendaftar. Padahal kita yakin para pejuang pendahulu kita tidak menginginkan keadaan seperti yang dialami para tenaga administrasi sekolah sekarang. Sabarlah saudaraku, semoga keringat kita menjadi pengurang dosa yang kita perbuat, Semoga tenaga, dan pikiran yang tercurahkan dicatat sebagai amal ibadah.Amin

Anonim mengatakan...

BEGINI NASIB MENJADI TU KEMANA2 G ADA YG PRHATIKAN

Anonim mengatakan...

Ya ALLOH bukalah pintu hati dan mata para pejabat agar mereka bisa melihat nasib para tata usaha yang penghasilannya terpuruk jauh dari honor/gaji para guru. amiin....amin...amin.... ya Robb....

Anonim mengatakan...

minimal kami para tu dikasih tunjangan fungsional seperti guru karena kami juga di sekolah mempunyai fungsi.apa memang kami dianggap tidak berfungsi dan tidak bermanfaat sehingga tidak ada penghargaan sedikitpun. lihat nasib tu wahai para pejabat dan anggota dpr jangan hanya ongkang2 cari untung sendiri,,,,,,

Anonim mengatakan...

kami pilih anda karena kami percaya anda bisa mendengarkan aspirasi kami.tapi kenyataannya anda tutup mata da tutup telinga atas nasib.dimana hati nurani anda wahai para anggoat dpr....

Anonim mengatakan...

untuk para TU yg di pandang sebelah mata, atau yang tidak dihargai kerjaannya dan diomel-omelin, coba tes aja saudara untuk tidak masuk kerja atau cuti atau alasan yang lainnya selama 1 minggu saja yang menjelang akhir bulan, menjelang ujian dan menjelang pengumpulan berkas sertifikasi guru.

Anonim mengatakan...

saya sangat sutuju tenaga administrasi dikasih tunjangan propesi, supaya semangat dalam menjalankan tugas dan kewajiban karena pendidikan bukan semata mata tugas guru melainkan tugas kita semua untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk staff tata usaha yang professional,Dan saya berharap pendidikan kita akan semakin maju dan bisa disejajarkan dengan bangsa bangsa lain .kalau kita bersungguh sungguh saya yakin kesuksesan akan dating, I believe it

Anonim mengatakan...

insya ALLAH.. saya sangat dan sangat setuju, kami sebagai tenaga kependidikan atau penyelenggara sekolah harus diperhatikan dalam bentuk apapun sebab Tata Usalah yang menata Administrasi dan birokrasi sehingga sekolah bisa berjalan dan aktif sebagamana mestinya

Excel Anderson mengatakan...

Apakah Anda membutuhkan pinjaman mendesak? Jika ya hubungi kami di (excelservices.managementonline@gmail.com) untuk informasi lebih lanjut.

Nama:
jumlah:
durasi:
Pin Telepon:
negara:

PENAWARAN KREDIT BERLAKU.

KASBIANTONO, SE mengatakan...

SAYA MENJADI TATA USAHA UDAH 17 TAHUN LEBIH, SEKARANG JADI OPERATOR SEKOLAH UDAH MEMBANTU PARA GURU - GURU UNTUK PENYELESAIAN ADMINISTRASI PENDUKUNG SYARAT SERTIFIKASI, KENAPA YANG DIPERHATIKAN CUMAN GURU-GURU BELAKA. SEKOLAH GAK ADA TATA USAHA GAK ADA OPERATOR SEKOLAH PROSES PBM TIDAK AKAN JALAN. TOLONG BAPAK-BAPAK YG DIATAS SANA PERHATIKAN NASIB TATA USAHA, SUPAYA BISA DISERTIFIKASI

KASBIANTONO, SE mengatakan...

SAYA MENJADI TATA USAHA UDAH 17 TAHUN LEBIH, SEKARANG JADI OPERATOR SEKOLAH UDAH MEMBANTU PARA GURU - GURU UNTUK PENYELESAIAN ADMINISTRASI PENDUKUNG SYARAT SERTIFIKASI, KENAPA YANG DIPERHATIKAN CUMAN GURU-GURU BELAKA. SEKOLAH GAK ADA TATA USAHA GAK ADA OPERATOR SEKOLAH PROSES PBM TIDAK AKAN JALAN. TOLONG BAPAK-BAPAK YG DIATAS SANA PERHATIKAN NASIB TATA USAHA, SUPAYA BISA DISERTIFIKASI

KASBIANTONO, SE mengatakan...

SAYA MENJADI TATA USAHA UDAH 17 TAHUN LEBIH, SEKARANG JADI OPERATOR SEKOLAH UDAH MEMBANTU PARA GURU - GURU UNTUK PENYELESAIAN ADMINISTRASI PENDUKUNG SYARAT SERTIFIKASI, KENAPA YANG DIPERHATIKAN CUMAN GURU-GURU BELAKA. SEKOLAH GAK ADA TATA USAHA GAK ADA OPERATOR SEKOLAH PROSES PBM TIDAK AKAN JALAN. TOLONG BAPAK-BAPAK YG DIATAS SANA PERHATIKAN NASIB TATA USAHA, SUPAYA BISA DISERTIFIKASI

Anonim mengatakan...

(y)

Anonim mengatakan...

SAYA SUDAH MENJADI STAF TATA USAHA SEJAK 2004 SAMPAI DENGAN SEKARANG, MEMANG SAKIT KERJA SEBAGAI STAF TU DI SEKOLAH, SEGALA MACAM REMEHAN ADA, PADAHAL STAF TU YANG MENYELESAIKAN SEMUA ADMINISTRASI DISEKOLAH, TAPI TIDAK ADA PERHATIAN, APALAGI TERHADAP TUNJANGAN, GURU DITUNTUT 24 JAM TAPI MASIH ADA JUGA YANG TIDAK 24 JAM, TAPI MEREKA DAPAT TUNJANGAN, DARI BERBAGAI PIHAK, PADAHAL YANG MENYIAPKAN ADM NYA ADALAH STAF TU, SEMENTARA SAYA SENDIRI SEBAGAI STAF SEKALIGUS OPERATOR LEBIH DARI 24 JAM, SEDIH SAYA MELIHAT JIKA HANYAGURU2 MENDAPAT TUNJANGAN, TERKADANG TUGAS SAYA BAWA PULANG SAMPAI SAYA BERGADANG TAPI TIDAK ADA TUNJANGAN, PERNAH SAYA BERGADANG GAK TIDUR SELAMA 3 HARI UNTUK MENYELESAIKAN ADMINISTRASI, TAPI HANYA 70.000 YANG SAYA DAPAT, SAKIT SEKALI, PADAHAL SAYA TULUS BEKERJA UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH,,SAYA MINTA PINDAH KE INSTANSI PEMERINTAH TAPI SAYA TIDAK DIBERI KESEMPATAN, MUDAH-MUDAHAN LAH SUATU HARI NANTI ADA PERUBAHAN DAN TERBUKALAH PINTU HATI PARA PEJABAT UNTUK MEMPERHATIKAN STAF YANG BEKERJA DI SEKOLAH.......

Anonim mengatakan...

Saya Staf T.U sejak tahun 1996. Saya akui, Staff TU dianggap tidak penting disekolah. Saya bermohon kepada Menteri Pendidikan agar memberikan kepada kami hak yang sama seperti guru. Kami berhak atas Tunjangn Sertifikasi TU. Apalagi gaji TU sangat minim dan harus bekerja dari Jam 07.00 s/d 17.00 wib. Kami menunggu secepatnya direalisasikan Sertifikasi Tenaga Administrasi apalagi sekarang pekerjaan kami bertambah dari DAPODIK dan Padamunegri. Pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh Dinas Pendidikan malah dilimpahkan ke Tenaga Administrasi Sekolah. Kami sangat berharap diberikan Tunjangan Sertifikasi Guru lebih besar dari Guru. Knapa lebih besar, karena kami tidak dapat bekerja sampai 2 tempat dalam satu hari. Sementara Guru dapat bekerja sampai 3 tempat dalam satu hari.

Anonim mengatakan...

Saya seorang Ka. TU di salah satu SMA Negeri Di Kab. Rohil. Dinas Pendidikan sedang giat2nya membangun sistem informasi dan pendataan sekolah secara online.c'mon guys . . . . seberapa jauh pemerintah tau bahwa siapa yang mengerjakan itu semua ???? guru ??? mreka punya tugas pokok cuma mengajar. Byk TU yang merangkap jadi guru krn cara aman untuk bertahan hidup. Belum lagi seluk beluk oknum2 kepala sekolah yang korupsi dana BOS, Dana Rutin, dsb. Bukti itu ada pada kami para TU. Benahi pendidikan maka benahi juga Tata usaha nya. Pak Presiden dan mentri jlh kami se Indonesia cuma dikit. Dengan Tunjangan Sertifikasi Tata Usaha tidak akan membuat APBN 'MEMBENGKAK"

na buitenzorg mengatakan...

PNS gaji gd sertifikasi ok tunjangan-tunjangan mantep ini bukan sirik karena rejeki ada yang mengatur tp kenapa kami guru honorer+TU yang sering babak belur ko g ada perbaikan ekonomi boro2 UMR buat sebulan aja g cukup
Untuk para pemimpin ingatlah anda dulu juga orang kecil maka liriklah kami

Ma Darulhuda mengatakan...

Sekolah tanpa TU sama halnya manusia tanpa tangan.....

Anonim mengatakan...

Sedih rasanya menjadi pegawai TU, bukannya mendapat tunjangan tapi mendapat hati yg sedih, sakit, nyesek, miris dll.. jangankan untuk mencukupi kebutuhan keluarga, terkadang untuk ongkospun kurang.. miris rasanya..

MAZ FAQIH mengatakan...

ayo podo demo,,, ke pemerintah pusat,, bayangkan berapa banyak TU di indonesia yang busung lapar,, pasti mau semua...
(ITSI) Ikatan Tata Usaha Se-Indonesia

Anonim mengatakan...

nhjjk

Anonim mengatakan...

iya benar memang sungguh sedih jadi tenaga administrasi ini, capek,pusing nguusin adm sekolah tapi hasil yang didapat tidak seberapa.

Anonim mengatakan...

saya menjadi tenaga kependidikan (TU) hanya bisa pasrah. TU ibarat seorang pembantu yang dianggap sebelah mata baik dari sisi guru maupun kepala sekolah. Adakah keadilan bagi kami sebagai administrasi sekolah yang bekerja 1 minggu full tanpa hari libur kecuali penanggalan merah. Yang saya ketahui tingkat kesuksesan seorang siswa berada di tangan guru namun sekolah bisa maju dan berkembang dengan pesat manakala ada korelasi yang antar ketiganya kepala sekolah, guru dan tu. kepala sekolah dan guru bisa mendapat tunjangan itu karena yang berkeja dan mengajukan adalah dari tu. ketika tunjangan itu cair adakah sifat terima kasihnya kepada kami. JANGANKAN BERTERIMA KASIH MELIHATPUN OGAH. YA TUHAN SEMOGA ADA ORANG / PEMERINTAH YANG BISA MEMPERHATIKAN NASIB KAMI, UNTUK ANAK, ISTRI MAUPUN KELUARGA..
apa yang kami harapkan dengan adanya NUPTK tidak seperti yang kami harapkan. NUPTK hanya simbol keberadaan kami yang membuatku gembira sesaat.

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

Pengunjung Mohon Meninggalkan Jejak Untuk Silaturrahmi Balik.

 

Tamu Kampung Inggris

Traffic Pidato Inggris

Komentar Terbaru Sobat Setia Muhamad Ali Saifudin

All right reserved Muhamad Ali Saifudin is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com