Foto Saya
Muhamad Ali Saifudin
Guru Bahasa Inggris SMKN Darul Ulum Muncar, Menginspirasi Guru, Memotivasi Siswa, Mencintai Cinta. Dari Ujung Timur Pulau Jawa, Wringinputih Muncar Banyuwangi.
Lihat profil lengkapku

Selamat Datang di Weblog Muhamad Ali Saifudin *)

Penulis berusaha menyajikan berbagai informasi tentang Pendidikan, Belajar Bahasa Inggris, Informasi SMK, NUPTK, Sertifikasi Guru, Wisata, Tips dan Trik. Motto Penulis "Yang Abadi adalah Perubahan dan yang Pasti adalah Ketidakpastian, Siapa yang tidak Berani Berubah tidak akan Memiliki Kepastian".

Copy Paste artikel Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK dalam blog ini boleh asal:

1). Memuat nama penulis Muhamad Ali Saifudin.
2). Menyertakan alamat http://muhamadalisaifudin.blogspot.com ke sumber artikel yang ditulis
.
3). Kritik dan Saran Tips Trik Wisata Belajar Pidato Bahasa Inggris SMK Klik Disini
*) Muhamad Ali Saifudin tinggal di http://muhamadalisaifudin.blogspot.com

Senin, 12 Oktober 2009

Pengertian Pendidikan Sistem Ganda (PSG)

. Senin, 12 Oktober 2009
Pengertian Pendidikan Sistem Ganda (PSG)
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) atau mungkin lebih akrab dikenal dengan Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional, yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional. Dimana keahlian profesional tersebut hanya dapat dibentuk melalui tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan kiat. Ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari dan dikuasai kapan dan dimana saja kita berada, sedangkan kiat tidak dapat diajarkan tetapi dapat dikuasai melalui proses mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri.


Pendidikan Sistem Ganda dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dibidangnya. Melalui Pendidikan Sistem Ganda diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang profesional tersebut. Dimana para siswa yang melaksanakan Pendidikan tersebut  diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat dan sekaligus mempelajari dunia industri.
 Tanpa diadakannya Pendidikan Sistem Ganda ini kita tidak dapat langsung terjun ke dunia industri karena kita belum mengetahui situasi dan kondisi lingkungan kerja. Selain itu perusahaan tidak dapat mengetahui mana tenaga kerja yang profesional dan mana tenaga kerja yang tidak profesional. Pendidikan Sistem Ganda memang harus dilaksanakan karena dapat menguntungkan semua pihak yang melaksanakannya.


Latar Belakang Dilaksanakan Pendidikan Sistem Ganda
Pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kebijaksanaan link and match yang berlaku pada semua jenis dan jenjang pendidikan di Indonesia
Direktorat Pendidikan Menengah kejuruan mendapat tugas langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengembangkan dan melaksanakan pendekatan pendidikan dengan Sistem ganda pada Sekolah Menengah Kejuruan.
Pendekatan Pendidikan dengan Sistem Ganda sebagai kajian tak terpisahkan dari kebijakan link and match dijadikan pola utama penyelenggaraan kurikulum sekolah menengah kejuruan yang dimulai pada tahun pelajaran 1994/1995.Pada kurikulum SMK Negeri Darul Ulum Muncar tercantum bidang Pengalaman Kerja Lapangan pada program Kejuruan.Penyelenggaraan Kurikulum SMK Negeri Darul Ulum Muncar sepenuhnya dilaksanakan oleh sekolah, lalu diberikan kesempatan untuk melaksanakan Pengalaman Kerja Lapangan di Industri / Perusahaan dalam waktu antara 3 sampai dengan 6 bulan.Pada penyelenggaraan Kurikulum SMK yang di mulai pada tahun pelajaran 1994/1995 dengan pola utama Sistem ganda, pendidikan dimungkinkan dapat di laksanakan di sekolah dan di Industri / Perusahaan semenjak tingkat I ( satu ) sampai dengan tingkat III ( Tiga ).Upaya-upaya ini di lakukan dalam rangka mewujudkan peningkatan mutu sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional.


Landasan Hukum Pendidikan Sistem Ganda
Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda akan menjadi salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan menengah kejuruan sesuai dengan ketentuan pada Undang-Undang Nomor 2 / 1989 tentang Sistem pendidikan Nasional, dan peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 1992 tentang Peranan masyarakat Dalam Pendidikan Nasional, dan Kepmendikbud Nomor 080 / U / 1993 tenang Kurikulum SMK, sebaagi berikut:
  1. “Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui 2 ( dua ) jalur yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah”. [ UUSPN, Bab IV, pasal 10, ayat ( 1 ) ]
  2. ” Penyelenggaraan sekolah menengah dapat bekerjasama dengan masyarakat terutama dunia usaha dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan”. [ PP 29, Bab XI, pasal 29, ayat ( 1 ) ]
  3.  ” Pengadaan dan pendayagunaan sumberdaya pendidikan di lakukan oleh Pemerintah, masyarakat, dan /atau keluarga peserta didik. [ UUSPN, Bab VIII, pasal 33 ]
  4. ” Masyarakat sebagai mitra pemerintah berkesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan pendidikan Nasional “. [ UUSPN, Bab XIII, pasal 47, ayat ( 1 ) ]
  5. ” Peran serta masyarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan untuk magang dan atau latihan kerja“. [ PP 39, Bab III, pasal 4, butir ( 8 ) ].
  6. ” Pemerintah dan Masyarakat menciptakan peluang yang lebih besar untuk meningkatkan peransertamasyarakat dalam Sistem pendidikan Nasional “. [ PP 39, Bab VI, pasal 8, ayat ( 2 ) ]
  7. ” Pada sekolah menengah dapat dilakukan uji coba gagasan baru yang di perlukan dalam rangka pengembangan pendidikan menengah “. [ PP 29, Bab XIII, pasal 32, ayat ( 2 ) ]
Sekolah Menengah Kejuruan dapat memilih pola penyelenggaraan pengajaran sebagai berikut:
  • Menggunakan unit produksi sekolah yang beroperasi secara profesional sebagai wahana pelatihankejuruan.
  • Melaksanakan sebagian kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan di sekolah, dan sebagian lainnya didunia usaha atau industri.
  • Melaksanakan kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan sepenuhnya di masyarakat, dunia usaha danindustri.[ Kepmendikbud, No : 080 / U / 1993, Bab IV, butir C.I kurikulum 1994, SMK ]
Tujuan Pendidikan Sistem Ganda
1.    Penyelenggaraan pendidikan dengan Sistem ganda bertujuan untuk :
  • Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional ( dengan tingkat pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja ).
  • memperkokoh ” link and macth ” antara sekolah dengan dunia kerja.
  • Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional.
  • Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.
2.    Pendidikan di SMK bertujuan :
  • Mempersiapkan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan / atau meluaskan pendidikan dasar.
  • Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial budaya dan alam sekitarnya.
  • Meningkatkan kemampuan siswa untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.
  • Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional
3.    Tujuan Institusional SMK Negeri Darul Ulum Muncar
Tujuan dari lembaga pendidikan SMK Negeri Darul Ulum Muncar adalah menyiapkan teknisi Industri, yaitu tenaga kejuruan teknik tingkat menengah yang:
  • Berjiwa perintis
  • Memiliki kemampuan kerjasama dan senang pada pekerjaannya.
  • Dapat mengolah dan melaksanakan hasil pemikiran ahli tingkat di atasnya.
  • Mampu memimpin dan membimbing para pelaksana teknik di bawahnya.
Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda
” Sistem Ganda “, adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional, yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan keahlian yang di peroleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja, terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional tertentu.Dengan bertitik tolak dari tujuan Pendidikan Sistem Ganda yang ingin dicapai, yang dipadukan dengan tujuan institusi SMK Negeri Darul Ulum Muncar, ini berarti bahwa seluruh siswa SMK Negeri Darul Ulum Muncar yang melaksanakan Pendidikan dengan Sistem Ganda harus berusaha mencapai tingkat keahlian profesional tingkat menengah.Keahlian profesional sendiri hanya dapat dibentuk dengan
tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan kiat ( art ).Ilmu Pengetahuan dan teknik dapat dipelajari dan dikuasai, tetapi kiat tidak dapat diajarkan tetapi dapat dikuasai melalui proses mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri.Dari ketiga unsur di sekolah telah dipelajari ilmu Pengetahuan Umum ( normatif ), ilmu Pengetahuan Dasar Penunjang ( adaptif ) dan ilmu Pengetahuan Teknik Dasar, secara komulatif mencapai 85 % target kurikulum.
Sedangkan teknik tidak pula dipelajari di sekolah berupa praktek yang bersifat simulasi dari kiat keahlian profesional. Dengan demikian tugas utama siswa di Industri / Perusahaan adalah ” MENGUASAI KIAT KEAHLIAN PROFESIONAL ” dengan jalan melakukan ” KEGIATAN BEKERJA “ langsung terprogram sesuai dengan kegiatan yang ada di Industri / Perusahaan.
Adapun Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda di SMK Negeri Darul Ulum Muncar diperuntukkan bagi siswa tingkat II (Dua) selama 3 bulan untuk program keahlian (TMO, TKJ dan TBs) sedangkan untuk program keahlian TPI selama 6 bulan.Untuk model penyelenggaraan PSG ada tiga model yang berhasil disepakati antara sekolah dengan industri / perusahaan, yaitu: Model Blok Release 6 - 0, dimana siswa belajar selama satu minggu ( 6 hari kerja ) berada di industri / perusahaan dan itu berlangsung selama 3 dan 6 bulan. Maka kemungkinan yang terjadi adalah adanya materi bahkan pelajaran yang tidak terprogram di industri / perusahaan, sehingga pencapaian target kurikulum rendah serta pelaksanaan evaluasi secara tatap muka oleh sekolah sulit dilaksanakan.Untuk Mengatasi kekurangan dalam pencapaian target kurikulum yang disebabkan kelemahan dalam PSG maka di lakukan pembuatan modul untuk seluruh pelajaran yang ada ditingkat II, serta pemamfaatan tatap muka yang diadakan di sekolah semaksimal mungkin.


Sumber : http://www.scribd.com/doc/4387745/Pengertian-Pendidikan-system-ganda






Artikel Terkait

4 komentar:

Anonim mengatakan...

bulan depan psg :)

Aan kartiasa mengatakan...

Thanks sob, sbntr lg gua mau PSG nih

Rudi harianto mengatakan...

Trima kasih, buanyak atas infonya, tgl 5 jan 2013 ni gue mau PSG, infonya sngat membantu buat gue

Hengki Purwono mengatakan...

salam kenal buat pak ali.
di tempat saya psg/pkl biasanya dilaksnakan dengan mengikutkan siswa untuk bekerja/ magang di perusahaan/ tempat2 usaha tertentu sesuai jurusan.
dari pengalaman saya sendiri, orang/siswa yang terbiasa kerja ikut orang/ badan usaha/ perusahaan/ sejenisnya, akhirnya akan tertanam di pikiran orang/ siswa itu untuk mencari kerja di/ ikut perusahaan/ badan usaha tertentu & sejenisnya (jadi pegawai/ kasaranya jadi buruh).
seakan psg/pkl akan secara halus menanamkan pikiran untuk mencari kerja (bukan menciptakan kerja), jadi ilmu & keahlian siswa cuma untuk digunakan mencari kerja, menghasilkan uang untuk para bos bos (bukan untuk diri sendiri hasilnya).
ini mungkin sedikit unek unek saya, sebab saya merasa kasihan kepada keponakan saya & adik2 siswa yang lain, yang setelah lulus pada bingung cari tempat melamar kerja, untuk menukar ilmu & keahlianya dg uang, padahal dia punya keahlian yang seharusnya hasilnya tidak di berikan pada bos bos.
terimakasih pak ali

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

Pengunjung Mohon Meninggalkan Jejak Untuk Silaturrahmi Balik.

 

Tamu Kampung Inggris

Traffic Pidato Inggris

Komentar Terbaru Sobat Setia Muhamad Ali Saifudin

All right reserved Muhamad Ali Saifudin is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com